Hampir semua bayi pernah mengalami ruam popok atau lecet karena pemakaian popok. Lokasi yang sering terkena adalah bagian pantat, sekitar kemaluan dan paha. Bahkan, kalau bakteri yang terdapat dalam urine bayi Anda terurai menjadi Amonia, ruam ini bisa bertambah parah. Tentu saja keadaan ini tidak menyenangkan buat sikecil. Untuk mencegah hal ini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan : 1. Usahakan agar sesering mungkin kulit Bayi Anda berada dalam keadaan kering dan terekspos kepada udara trbuka.
2. Gunakan popok yang memiliki kemampuan menyerap labih baik. Hemat sie boleh saja, but jangan sampai bayi Anda menderita karena Anda jarang mengganti popoknya.
3. Ketika mengganti popok, bersihkan daerah tersebut dengan air dan sabun yang lembut. Setelah itu keringkan dengan menyeluruh, gunakan bedak bayi yang lembut tanpa pewangi.
4. Tanyakan kedokter Anda / dokter Anak apakah perlu menggunakan salep tertentu atau krim anti jamur.
5. Sebisa mungkin hindarilah menggunakan popok atau celana berlapis plastik.
6. Kalau Anda menggunakan kain sebagai popok, usahakan juga Anda mencuci dengan sabun lembut tanpa pewangi dan membilasnya sampai bersih. Deterjen bisa menjadi penyebab iritasi pada kulit bayi.
7. Pastikan pula produk-produk mandi untuk sikecil tidak mengandung pewangi dan alkohol Apabila ruam popok bayi Anda bertambah parah dan tidak ada tanda-tanda perbaikan setelah 3 hari (apalagi sampai menimbulkan demam dan tidak nafsu makan), segera konsultan dengan dokter.... Sumber : Tim Bayi Sehat
Apa Itu Colic ? Masuk angin tidak sama dengan Colic. Masuk angin bisa terasa sangat menyakitkan, namun tidak sesakit colic. Jadi, apakah colic itu ? Sebenarnya, tidak ada orang yang tau pasti apa Colic itu. Definisi yang sering digunakan dalam lingkungan medis adalah tangisan berlebihan pada bayi sehat dan bertumbuh, terjadi paling tidak 3 jam sehari, tiga kali seminggu atau lebih. Ini berarti tangisan yang tidak dapat dibujuk dan berubah menjadi jeritan. Seringkali terjadi pada saat senja atau menjelang malam, bayi yang mengalami colic biasanyan menarik lututnya keatas, mengepalkan tangannya, dan melengkungkan punggunya penuh kesakitan. Mereka sepertinya sangat perlu menyusu, namun akan menolaknya setelah beberapa saat dan menjadi semakin tertekan. Mungkin sikecil akan terus menyusu , lalu tertidur sebentar, kemudian terbangun dan kembali menjerit. Biasanya colic terjadi setelah bayi berusia 1-2 minggu, tapi bisa juga berlangsung selama 3 bulan, terkadang lebih. Colic mungkin menghilang pada minggu ke 12 atau mungkin berkembang menjadi pola "hari baik-hari buruk" hingga akhirnya berhenti. Dan sejumlah bayi masih mengalami colic pada usia 4, 5 atau 6 bulan. Ada sebagian dokter yang percaya colic disebabkan oleh pencernaan yang tidak bekerja baik. Usus tidak berkontraksi secara teratur, mengalami kejang sehingga menimbulkan rasa sakit. Kecil kemungkinan udara adalah penyebabnya. Meskipun tidak disangsikan bayi yang menjerit akan banyak menelan udara sehingga memperburuk keadaan ketika air terperangkap didalam perut saat kejang. Bayi mungkin lebih baik saat bersendawa dan ada kemungkinan colic disebabkan oleh sensitivitas pada suatu makanan tertentu. Yang jelas ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan seandainya sikecil mengalami colic :
1. Pastikan bayi Anda tidak kelaparan atau popoknya tidak terlalu basah dan kotor atau pastikan tidak ada sesuatu hal yang membuatnya gelisah.
2. Anda juga harus memastikan tidak ada kondisi yang serius yang membutuhkan penanganan dokter atau perawat.
3. Anda juga harus benar-benar memahami bayi Anda krn apa yang bisa menenangkan bayi lain belum tentu bisa menenangkan bayi Anda.
4. Cobalah berbagai gerakan dan suara yang bisa menenangkannya, beri juga ayunan yang lembut atau suara-suara yang menyejukkan.
5. Coba letakan bayi Anda dilingkungan yang nyaman seperti dikamar yang lampunya redup yang jauh dari keramaian. Atau coba mengajaknya berkeliling dengan kereta bayi.
6. Terkadang akan membantu juga kalau Anda mengelus-elus kepala, perut dan punggungya. Sebagian bayi ada juga yang merasa nyaman bila dimandikan dengan air hangat. Sumber : Seri Panduan Keluarga by. Jane Chumbley Tim Bayi Sehat
-
Ruam popok/ Lecet karena popok
@ 2007-03-09 – 15:32:13
0 Trackbacks to Ruam popok/ Lecet karena popok
Related posts
-
Ruam popok/ Lecet karena popok
on 2007-03-09 – 15:32:13 -
Aneka Obat Tradisional
on 2007-03-09 – 15:30:03 -
Aneka Makanan Sikecil
on 2007-03-09 – 15:25:52 -
Jadwal Makan Bayi
on 2007-03-09 – 15:16:53 -
Tanda sik kecil mau makan
on 2007-03-09 – 15:11:32 -
Sepele tapi tidak remeh
on 2007-03-09 – 15:05:53 -
Kalau si Kecil Sulit Makan
on 2007-03-09 – 14:52:38

